Sahabat trader Indonesia, didalam dunia trading ada berbagai macam trik dan strategi yang sudah ada sejak dulu. Kita mengenal ada yang namanya Price Pattern atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut pola harga/formasi harga atau mungkin lebih tepatnya pola yang terbentuk dari pergerakan harga.

Pola – pola harga ini merupakan penerapan dari teori dasar Analisa Teknikal yaitu History repeat itself. Dimana teori ini ditemukan sejak awal abad ke 20, jadi sejak jaman dahulu para trader memang sudah memperhatikan bahwasanya harga memiliki pola -pola khusus ( price behavior ) yang akan terulang lagi dimasa depan.

Pattern atau Pola ini terdiri dari 2 macam, yaitu reversal pattern atau pola pembalikan dan continuation pattern atau pola keberlanjutan.

 

Yang dimaksud dengan reversal pattern atau pola pembalikan adalah suatu pola dari pergerakan harga dalam sebuah tren harga yang sedang berlangsung,  apabila muncul pola harga ini pada tren tersebut akan menjadi tanda atau sinyal terjadinya pembalikan dari tren yang  berlangsung, misalnya saat ini tengah terjadi tren kenaikan harga atau uptrend pada pair EURUSD, jika muncul pola reversal ini,  maka ada kemungkinan harga akan mengalami perubahan tren menjadi downtrend, begitu juga sebaliknya.

Sedangkan continuation pattern atau pola keberlanjutan adalah tanda – tanda yang menunjukkan akan berlanjutnya tren yang sedang terjadi, misalnya saat ini sedang terjadi pola penurunan harga pada pair USDJPY lalu muncul continuation pattern maka bisa dipastikan tren penurunan harga atau downtrend pada USDJPY ini masih akan berlanjut.

Ada beberapa pola harga atau price pattern yang termasuk dalam kategori reversal yaitu :

  1. Double Top dan Double Bottom
  2. Triple Top dan Triple Bottom
  3. Head and shoulder dan Inverse Head and shoulder

Sedangkan pola harga atau price pattern yang masuk kategori continuation adalah :

  1. Triangle yang masih terbagi lagi menjadi 3 bagian, yaitu:

– Symmetrical Triangle

– Ascending Triangle

– Descending Triangle

  1. Flag dan pennant
  2. Wedge formation
  3. Rectangle formation.

 

Masing – masing price pattern atau pola harga diatas memiliki syarat – syarat dan ketentuan khusus yang harus dipenuhi sebelum pola harga tersebut dianggap valid, sehingga dapat sahabat trader aplikasikan menjadi sebuah sinyal trading.

Pembahasan secara detail yang akan mengupas secara tuntas segala hal yang berkaitan dengan masing – masing price pattern atau pola harga diatas akan kami lanjutkan pada artikel berikutnya. Jika sahabat trader merasa artikel ini bermanfaat silahkan bagikan ke teman – teman anda sekalian, jika sahabat trader ingin mendapatkan notifikasi dari blog ini silahkan subscribe!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *