Sahabat trader Indonesia, banyak diantara para trader yang masih bingung dan gelisah dalam mencari metode atau strategi trading yang paling tepat dan bisa meningkatkan profit dalam akun tradingnya.

Sebenarnya ada cara-cara sederhana yang mungkin sahabat trader sedikit melupakan atau tidak pernah memikirkannya, saran- saran berikut ini mungkin bisa jadi pertimbangan dalam mengelola akun tradingnya masing-masing.

# Perbesar Target Profit Anda

Sebelum sahabat trader memutuskan untuk membuka posisi transaksi sebaiknya tentukan terlebih dahulu target profit minimal yang hendak dicapai atau diperoleh, target profit minimal yang ideal adalah sebesar 100pips per posisi atau lebih, hal ini ada kaitannya dengan biaya spread yang akan anda tanggung saat menutup posisi tersebut.

 

# Gunakan Time Frame Besar atau minimal H4

Mayoritas para trader yang telah memiliki pengalaman yang cukup lama di dunia trading forex berpendapat bahwa Time Frame H4 atau time frame yang diatasnya adalah time frame dengan false signal terendah.

Jika sahabat trader telah memutuskan bahwa target profit setiap posisi sebesar 100 pips maka kemungkinan anda untuk meraih target tersebut akan lebih mudah dan masuk akal karena sahabat trader bisa mengidentifikasi mayor trend yang sedang berlangsung.

 

# Jangan Membuka Posisi Terlalu Banyak

Mungkin ada beberapa sahabat trader yang akan mengatakan: “Bagaimana bisa meningkatkan profit kalau jumlah open posisinya dibatasi atau lebih sedikit?”

Sahabat trader tentu telah mengetahui bahwa setiap broker mengenakan biaya spread pada setiap transaksi yang dilakukan, biaya spread ini juga berbeda-beda besarannya untuk tiap pair mata uang. Mayoritas pair yang ada kaitannya dengan mata uang Jepang atau Yen biasanya dikenakan biaya spread yang cukup tinggi, tentunya dengan semakin sering sahabat trader melakukan transaksi maka biaya spread ini bisa mengurangi profit yang anda peroleh.

Saran ini mungkin tidak berlaku apabila sahabat trader membuka akun tradingnya melalui salah satu IB yang memberikan fasilitas REBATE, mungkin yang harus dipertimbangkan adalah seberapa besar nilai rebate yang anda peroleh dengan biaya spread yang harus anda tanggung ketika membuka dan menutup posisi transaksinya.

 

# Perlebar Jarak Stop Loss

Jarak stop loss yang tipis atau sedikit memang dapat meminimalkan resiko yang kita harus tanggung tetapi hal ini dapat mengurangi kemungkinan sahabat trader memperoleh profit. Inilah yang paling banyak terjadi saat anda telah mengidentifikasi sebuah mayor trend tetapi pergerakan harga menuju proyeksinya sangat bergelombang sehingga stop loss yang anda pasang terkena lebih dulu.

Nilai kerugian yang siap ditanggung oleh setiap trader memang berbeda-beda sesuai dengan karakter trading dan kemampuan modal yang dimiliki. Bagi trader yang bertransaksi dalam short term nilai stop loss ini sebaiknya dikisaran 30-50 poin.

Itulah saran sederhana yang mungkin bisa anda pertimbangkan untuk meningkatkan profit sahabat trader. Saran tambahan jika anda bertransaksi di time frame yang besar seperti H4 dan anda memperlebar jarak stop loss maka sahabat trader harus memperhatikan ketahanan modal yang dimiliki supaya tidak terkena margin call.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *